H-5 Lebaran: Lancarnya Arus Mudik di Tol Batu Bara-Asahan dan Antisipasi Lonjakan oleh Hutama Karya

Memasuki H-5 Lebaran, banyak masyarakat Indonesia yang mulai melakukan perjalanan mudik. Jalur tol Batu Bara-Asahan menjadi salah satu rute yang menjadi pilihan. Sampai saat ini, arus lalu lintas di jalur ini masih berada dalam kondisi normal. Menyikapi hal ini, PT Hutama Karya sebagai pengelola tol ini terus melakukan pemantauan dan antisipasi untuk lonjakan jumlah kendaraan.
Arus Mudik di Tol Batu Bara-Asahan
Taufik Hidayat, Kepala Regional Sumbagut PT Hutama Karya, memberikan penjelasan terkait kondisi arus mudik di tol Batu Bara-Asahan. Menurutnya, hingga kini belum ada peningkatan yang signifikan dalam volume kendaraan. Meski demikian, pihaknya tetap memantau perkembangan situasi, terutama menjelang puncak arus mudik dan balik Lebaran.
Titik yang diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan adalah gerbang Tol Kisaran. Taufik menjelaskan bahwa titik ini akan menjadi sibuk, terutama pada periode silaturahmi dan wisata seperti hari kedua Lebaran dan H+1.
Kapasitas Pelayanan Gerbang Tol Kisaran
Kapasitas pelayanan di gerbang Tol Kisaran, secara teknis, mampu menampung hingga 2.500 kendaraan per jam. Kapasitas ini dianggap masih cukup untuk mengantisipasi lonjakan lalu lintas yang diperkirakan mencapai sekitar 1.000 kendaraan per jam.
Antisipasi Lonjakan Kendaraan
Dalam rangka mengantisipasi kepadatan, PT Hutama Karya telah menyiapkan beberapa langkah strategis. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjaga kelancaran transaksi di gerbang tol.
- Mengoperasikan Mobile Reader
- Menambah jumlah petugas untuk membantu proses tapping
- Menyediakan petugas top-up asongan
- Melakukan pengaturan proporsi gardu entrance dan exit sesuai kondisi lalu lintas
Pengaturan arus kendaraan di sekitar gerbang tol juga menjadi perhatian utama. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya antrean panjang.
Mengatasi Kendala Saldo Uang Elektronik
Salah satu faktor yang menjadi penyebab antrean di gerbang tol adalah saldo kartu uang elektronik pengguna yang tidak mencukupi saat transaksi. Untuk mengatasi hal ini, Hutama Karya bekerja sama dengan vendor penyedia layanan top-up, sehingga pengguna dapat melakukan pengisian saldo di area gerbang tol.
Pengguna jalan tol juga diimbau untuk memastikan saldo kartu uang elektroniknya cukup sebelum memasuki jalan tol. Jika harus melakukan top-up di gerbang tol, pengguna disarankan menggunakan lajur paling kiri untuk tidak menghambat arus kendaraan lainnya.
Dengan berbagai langkah antisipasi yang telah dipersiapkan, diharapkan arus mudik Lebaran Idulfitri 2026 di ruas Tol Batu Bara-Asahan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
