Buka HLM TP2DD, Zakiyah Dorong Digitalisasi Daerah untuk Mencapai Kemandirian Fiskal

Digitalisasi daerah telah menjadi sebuah kebutuhan mendesak dalam konteks pemerintahan modern. Dengan kemajuan teknologi yang pesat, banyak daerah di Indonesia yang berusaha untuk bertransformasi demi meningkatkan pelayanan publik dan kemandirian fiskal. Dalam upaya tersebut, Bupati Serang, Ratu Rahmatuzakiyah, baru-baru ini menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang diselenggarakan oleh Bapenda Kabupaten Serang di Hotel Swiss-Belinn Cikande. Pertemuan ini bertujuan untuk mempercepat implementasi digitalisasi di tingkat daerah yang diharapkan bisa membawa perubahan signifikan dalam sistem pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Akselerasi Implementasi Roadmap ETPD
Pada kesempatan tersebut, Bupati Ratu secara resmi meluncurkan akselerasi implementasi roadmap Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) untuk periode 2025-2029. Langkah ini merupakan bagian integral dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta meminimalisir kebocoran dalam proses pendapatan daerah. “Alhamdulillah, hari ini kita buka akselerasi implementasi roadmap ETPD 2025-2029. Ini kegiatan yang sangat strategis dalam rangka kemandirian fiskal,” ungkap Zakiyah dengan semangat.
Tujuan Program Digitalisasi
Program digitalisasi yang digagas oleh pemerintah daerah ini mengedepankan berbagai tujuan penting, antara lain:
- Meningkatkan efisiensi dalam pengumpulan retribusi.
- Memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
- Memberikan pelayanan yang lebih cepat dan tepat kepada masyarakat.
- Menurunkan risiko kebocoran pendapatan.
- Meningkatkan sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pentingnya Pelatihan ASN
Bupati Ratu menekankan pentingnya pelatihan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam pengumpulan retribusi. Ia menargetkan bahwa sebelum akhir tahun 2026, semua ASN yang bertugas di lini ini telah mengikuti pelatihan terkait digitalisasi pelayanan. “Kita akan lakukan secepat mungkin. Targetnya sampai akhir 2026, seluruh ASN yang bertugas mengumpulkan retribusi sudah dapat pelatihan. Jadi saat memberi pelayanan ke masyarakat, mereka tahu apa yang harus dilakukan,” jelasnya.
Manfaat Pelatihan Digitalisasi untuk ASN
Pelatihan digitalisasi untuk ASN diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut:
- Mempercepat proses pelayanan kepada publik.
- Meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
- Meminimalisir kesalahan dalam transaksi.
- Memberikan pemahaman yang lebih baik tentang teknologi yang digunakan.
- Mendorong inovasi dalam pelayanan publik.
Membangun Sinergi Antar OPD
Bupati Ratu juga menekankan bahwa digitalisasi tidak hanya berfokus pada satu instansi saja, tetapi harus melibatkan seluruh OPD. Dengan sistem yang terintegrasi, diharapkan koordinasi antar OPD dapat berjalan lebih efektif. “Dengan sistem berbasis aplikasi, koordinasi lebih mudah. Kalau ada masalah, bisa segera diatasi karena semua terintegrasi,” tambahnya. Hal ini menunjukkan bahwa digitalisasi daerah bukan sekadar tentang teknologi, tetapi juga tentang membangun budaya kerja yang kolaboratif.
Keuntungan Sinergi dalam Digitalisasi
Sinergi yang baik antar OPD dalam proses digitalisasi membawa sejumlah keuntungan, seperti:
- Peningkatan efektivitas kerja antar unit.
- Pengurangan duplikasi tugas dan fungsi.
- Peningkatan kecepatan dalam pengambilan keputusan.
- Monitoring dan evaluasi yang lebih baik.
- Peningkatan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik.
Peran Kabupaten Serang sebagai Role Model
Dalam konteks ini, Kabupaten Serang telah berhasil menjadikan diri sebagai role model nasional untuk percepatan ETPD. HLM ini bukan hanya sekadar acara formal, tetapi juga merupakan bentuk penguatan dan dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus mengakselerasi transformasi digital, terutama dalam pelayanan publik. “Transformasi digitalisasi di wilayah terus kita siapkan untuk menuju percepatan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.
Harapan untuk Masa Depan
Melihat langkah-langkah yang diambil oleh Kabupaten Serang, diharapkan daerah lain dapat belajar dan mengikuti jejak tersebut. Digitalisasi daerah bukanlah sekadar tren, tetapi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan komitmen yang kuat dari pimpinan daerah dan dukungan semua pihak, kemandirian fiskal yang diimpikan dapat tercapai.
Secara keseluruhan, langkah Bupati Ratu Rahmatuzakiyah dalam memperkuat digitalisasi daerah melalui HLM TP2DD menunjukkan keseriusan dan komitmen dalam menciptakan pemerintahan yang lebih transparan dan efisien. Semoga inisiatif ini tidak hanya bermanfaat bagi Kabupaten Serang, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui digitalisasi.



