Pembukaan Pekan KHAS V 2026: Rico Waas Tekankan Pentingnya Ikon Kuliner Medan

Pembukaan Pekan KHAS V 2026 di Medan menjadi momen penting bagi para pelaku usaha kuliner, terutama dalam menegaskan posisi Kota Medan sebagai salah satu destinasi kuliner terbaik di Indonesia. Di tengah persaingan yang kian ketat, pelaksanaan acara ini diharapkan tidak hanya menjadi sekadar bazar, tetapi juga mengedepankan keunikan dan kekhasan ikon kuliner Medan yang sudah terkenal di seluruh negeri.
Menonjolkan Keunikan Kuliner Medan
Pekan KHAS V yang berlangsung hingga 16 Juni ini diikuti oleh 68 stan yang terdiri dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner terpilih. Setiap stan hadir dengan penawaran khas yang siap memanjakan lidah para pengunjung. Dalam sambutannya, Rico Waas, Wali Kota Medan, menekankan pentingnya membawa identitas kuliner yang melekat pada setiap produk yang ditawarkan.
Rico mengungkapkan, “Saya berharap acara ini tidak hanya berfungsi sebagai bazar biasa. Setiap peserta harus menunjukkan keunikan yang membedakan Pekan KHAS ini dari bazar UMKM lainnya. Kita perlu menonjolkan kuliner yang menjadi ikon khas Kota Medan.” Pernyataan ini mencerminkan harapannya agar acara ini menjadi ajang untuk menampilkan keragaman dan kekayaan kuliner lokal.
Standar Kehalalan dan Kesehatan
Rico Waas juga menegaskan bahwa label “KHAS” yang digunakan dalam acara ini tidak hanya sekadar simbol. Ia berkomitmen bahwa semua produk kuliner yang ditawarkan telah memenuhi standar kehalalan, keamanan, dan kesehatan yang tinggi. “Kami memastikan bahwa semua makanan yang ada di sini halal, serta disajikan dengan cara yang higienis dan aman untuk masyarakat,” tegasnya.
- Semua produk kuliner harus memenuhi standar kehalalan.
- Proses penyajian harus higienis dan aman.
- Pengunjung dapat merasa tenang saat mengonsumsi makanan.
- Pelaku usaha diberikan dukungan untuk meningkatkan kualitas produk.
- Sertifikasi halal dapat meningkatkan kepercayaan konsumen.
Pentingnya Sertifikasi Halal
Rico Waas menyoroti bahwa sertifikasi halal bukan hanya sekadar formalitas, melainkan elemen penting untuk membangun kepercayaan konsumen. Dengan memperoleh sertifikasi, pelaku usaha dapat memperluas peluang bisnis mereka. “Saya mendorong pelaku usaha untuk segera mendaftarkan produk mereka untuk mendapat sertifikasi halal, agar bisa bersaing lebih baik di pasar,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Koperasi menyediakan kuota sertifikasi halal gratis, dan Rico mengingatkan para pelaku UMKM untuk memanfaatkan kesempatan ini sebelum kuota habis dan berubah menjadi berbayar. “Ini adalah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan,” tambahnya.
Meningkatkan Daya Saing Produk Kuliner
Dari acara Pekan KHAS V ini, Rico Waas berharap agar para pelaku usaha kuliner tidak hanya mampu bertahan di tengah persaingan yang ketat, tetapi juga dapat naik kelas. Produk yang terjamin kehalalannya, aman untuk dikonsumsi, dan disajikan dengan kualitas tinggi akan semakin dicintai oleh masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa produk-produk kuliner Medan tidak hanya dikenal lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.
Keikutsertaan Forkopimda dan MUI
Acara pembukaan Pekan KHAS V juga dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk Ketua MUI Kota Medan, Hasan Matsum, serta perwakilan Forkopimda dan para pimpinan perangkat daerah. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pengembangan kuliner lokal yang berkualitas. Ini merupakan sinergi yang diharapkan dapat memajukan sektor UMKM kuliner di Medan.
Peran Pelaku Usaha dalam Mempromosikan Kuliner Lokal
Para pelaku usaha diharapkan tidak hanya berfokus pada penjualan, tetapi juga mempromosikan kekayaan budaya dan tradisi kuliner Medan. Hal ini penting untuk menarik perhatian lebih banyak pengunjung dan menciptakan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. “Setiap hidangan yang disajikan harus bisa menceritakan kisah dari daerah kita,” imbuh Rico.
Inovasi dalam Kuliner
Pekan KHAS V juga menjadi wadah untuk inovasi dalam dunia kuliner. Pelaku usaha diajak untuk mengeksplorasi berbagai inovasi produk yang menggabungkan bahan lokal dan teknik modern. Dengan cara ini, mereka bisa menciptakan hidangan yang tidak hanya enak, tetapi juga menarik bagi generasi muda. “Kami ingin menjadikan kuliner Medan lebih dari sekadar makanan, tapi juga sebagai bagian dari pengalaman budaya,” kata Rico.
Mendukung Ekonomi Lokal
Acara ini tidak hanya berfokus pada kuliner, tetapi juga bertujuan untuk mendukung ekonomi lokal secara keseluruhan. Dengan menghadirkan berbagai produk lokal, Pekan KHAS V diharapkan dapat menarik minat pengunjung untuk berbelanja dan menikmati kuliner khas Medan. “Setiap transaksi di sini adalah dukungan nyata bagi pelaku UMKM kita,” ujar Wali Kota Medan.
Harapan untuk Masa Depan Kuliner Medan
Rico Waas optimis bahwa dengan adanya acara seperti Pekan KHAS V, kuliner Medan akan semakin dikenal dan dicintai oleh masyarakat luas. Ia berharap agar pelaku usaha dapat terus berinovasi dan beradaptasi dengan tren yang ada, sehingga kuliner Medan tetap relevan dan menarik bagi semua kalangan. “Mari kita bersama-sama membangun citra kuliner Medan yang lebih baik,” tutupnya.