Pedang Pora: Tradisi Pelepasan AKP Surya Sabanusa dan Ipda Rohapi di Polres Serang

Pelepasan anggota kepolisian yang memasuki masa pensiun bukan sekadar sebuah perpisahan, tetapi juga sebuah penghormatan atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas. Pada tanggal 29 Mei 2026, Polres Serang menyelenggarakan acara pelepasan yang dipimpin oleh Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan, untuk Kasat Binmas, AKP Surya Sabanusa, dan KSPK Polsek Cikande, Ipda Rohapi. Tradisi yang dikenal dengan nama pedang pora ini menjadi salah satu momen paling mengharukan, di mana para anggota Polri menunjukkan rasa hormat dan penghargaan mereka kepada rekan-rekan yang telah menyelesaikan tugas pelayanan mereka.
Makna Tradisi Pedang Pora
Tradisi pedang pora merupakan simbol penghormatan yang telah menjadi bagian integral dalam budaya kepolisian Indonesia. Acara ini biasanya diadakan untuk memberikan penghargaan kepada anggota yang telah mengabdi dalam jangka waktu yang lama. Dalam konteks pelepasan AKP Surya Sabanusa dan Ipda Rohapi, prosesi ini menjadi momen yang sangat emosional.
Pedang pora dihadiri oleh seluruh pejabat utama Polres Serang, Ketua dan Pengurus Bhayangkari Cabang Serang, serta para Kapolsek dan anggota lainnya. Prosesi ini melambangkan rasa syukur dan penghargaan terhadap dedikasi yang telah ditunjukkan selama bertugas. Saat AKP Surya Sabanusa dan Ipda Rohapi melangkah melewati barisan pedang pora, suasana haru menyelimuti seluruh acara.
Pesan dari Kapolres Serang
Dalam sambutannya, Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan, memberikan apresiasi yang mendalam kepada kedua anggota yang memasuki masa pensiun. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas loyalitas dan dedikasi mereka yang telah berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Menurutnya, pengabdian mereka tidak hanya terhenti saat pensiun, tetapi pengalaman dan nilai-nilai yang mereka bawa akan terus berlanjut.
- Pengabdian yang telah dilakukan akan menjadi amal ibadah.
- Silaturahmi tetap terjalin meskipun telah pensiun.
- Menjadi teladan dalam masyarakat.
- Memberikan kontribusi positif di lingkungan sosial.
- Menjaga hubungan baik dengan rekan-rekan.
Serah Terima Bingkisan dan Karangan Bunga
Sebagai bentuk penghormatan, Kapolres Serang, Ketua Bhayangkari, dan Kepala Satuan Kerja serta Satuan Fungsi menyerahkan bingkisan kepada AKP Surya Sabanusa dan Ipda Rohapi. Pemberian ini bukan hanya sekedar simbolis, tetapi juga menunjukkan rasa terima kasih yang tulus dari rekan-rekan mereka atas dedikasi yang telah diberikan selama bertugas. Ketua Bhayangkari Cabang Serang, Eki Andri, juga turut serta dalam memberikan karangan bunga sebagai bentuk penghargaan kepada istri kedua pejabat yang pensiun tersebut.
Refleksi dari Pejabat yang Purna Tugas
Dalam momen tersebut, AKP Surya Sabanusa dan Ipda Rohapi mengungkapkan kesan dan pesan mereka selama menjalani tugas di Polres Serang. Mereka merasa bangga menjadi bagian dari keluarga besar Polres Serang dan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pimpinan serta rekan-rekan yang telah mendukung mereka selama ini. Mereka juga menyampaikan permohonan maaf jika ada kesalahan yang terjadi selama masa dinas, baik dalam konteks kedinasan maupun pribadi.
Keberlanjutan Komitmen Setelah Pensiun
Masa pensiun sering kali dipandang sebagai akhir dari sebuah karir. Namun, Kapolres Serang menekankan bahwa hal tersebut tidak berarti berakhirnya pengabdian kepada masyarakat. Pengalaman dan keteladanan yang dimiliki oleh AKP Surya Sabanusa dan Ipda Rohapi tetap sangat dibutuhkan, baik dalam lingkungan sosial maupun dalam keluarga mereka sendiri. Dengan demikian, mereka diharapkan tetap menjadi sosok yang inspiratif dan dapat memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
Peran Masyarakat dalam Mendukung Purnawirawan
Setelah purna tugas, peran masyarakat juga sangat penting untuk mendukung mantan anggota kepolisian dalam beradaptasi dengan kehidupan baru mereka. Hubungan baik antara purnawirawan dengan masyarakat dapat memberikan dampak positif, baik bagi individu maupun komunitas. Beberapa cara untuk mendukung mereka antara lain:
- Memberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan.
- Mendorong keterlibatan dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
- Menjaga komunikasi yang baik dan saling mendukung.
- Memberikan penghargaan atas kontribusi mereka selama bertugas.
- Menjadi mentor bagi generasi muda di lingkungan sekitar.
Kesimpulan Acara Pelepasan Penuh Makna
Dengan adanya tradisi pedang pora ini, acara pelepasan AKP Surya Sabanusa dan Ipda Rohapi tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga sebuah perayaan atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas di Polres Serang. Tradisi ini menunjukkan bahwa meskipun mereka meninggalkan dunia kepolisian, nilai-nilai yang mereka bawa akan terus menginspirasi generasi penerus. Melalui acara ini, diharapkan semua anggota Polri dapat memahami betapa pentingnya menghargai setiap langkah pengabdian yang telah dilakukan dan menjaga silaturahmi meski telah memasuki masa pensiun.
